Gen Z Bikin Geger Industri Kecantikan: Anti-Aging Mulai Usia 20

Spread the love
Rate this post

Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti‑Aging di Usia 20‑an

Jakarta, 27 Februari 2026 — Generasi Z atau Gen Z kini menjadi kekuatan dominan di pasar industri kecantikan Indonesia. Data terbaru dari platform beauty Sociolla menunjukkan bahwa konsumen Gen Z menyumbang 59,9% dari total member platform. Jauh di atas millennial (34,3%) dan bahkan generasi Alpha yang mulai aktif berbelanja kecantikan.

Fenomena ini mencerminkan perubahan besar dalam preferensi dan perilaku konsumsi produk beauty di Indonesia — dari sekadar tren viral menjadi bagian dari gaya hidup dan investasi perawatan diri.


Gen Z Tak Hanya Mengikuti Tren, Tapi Mulai Investasi Perawatan Kulit Sejak Dini

Salah satu perkembangan paling menarik adalah kesadaran Gen Z akan anti‑aging skincare sejak usia 20‑an. Dulu, skincare anti‑aging umumnya diasosiasikan dengan konsumen yang sudah berusia 30‑an ke atas. Namun kini generasi muda justru sudah melihatnya sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas kulit dan mencegah tanda‑tanda penuaan sejak dini.

Data Sociolla mencatat peningkatan pembelian untuk kategori perawatan kulit tertentu, termasuk:

  • Produk untuk mengatasi kerutan meningkat 39%

  • Produk untuk garis halus tumbuh 19%

  • Permintaan untuk kulit berminyak naik 13%

Tren ini menguatkan fenomena yang disebut prejuvenation — perawatan kulit yang fokus mencegah penuaan sebelum tanda‑tandanya muncul, yang kini makin populer di kalangan beauty‑savvy Gen Z.


Mengapa Gen Z Semakin Peduli Anti‑Aging?

Beberapa faktor utama di balik tren ini:

🔎 Kesadaran Diri yang Tinggi

Generasi Z tumbuh dalam era digital, di mana eksposur terhadap media sosial dan konten kecantikan membuat mereka lebih peka terhadap perubahan kulit dan tanda penuaan. Banyak dari mereka sudah familiar dengan istilah seperti retinol, peptide, atau hyaluronic acid — bahan aktif yang sering dikaitkan dengan manfaat anti‑aging.

📈 Perubahan Mindset: Investasi, Bukan Sekadar Kosmetik

Bukan sekadar ikut tren, Gen Z melihat perawatan kulit sebagai bentuk self‑care dan investasi diri. Mereka rela mengalokasikan anggaran lebih untuk produk yang menjanjikan hasil jangka panjang, bukan hanya produk cepat pakai.

📱 Peran Media Sosial & Influencer

Platform seperti TikTok dan Instagram memengaruhi pilihan produk Gen Z secara signifikan — dari rekomendasi kadar retinol yang tepat hingga rutinitas skincare anti‑aging yang “ramah usia muda”.


Rata‑Rata Belanja Gen Z Mulai Meningkat

Meskipun Gen Z cenderung mencari value for money, data Sociolla mencatat bahwa rata‑rata “keranjang”. Belanja mereka di 2025 mencapai sekitar Rp 230 ribu, tak jauh berbeda dari milenial yang mencapai Rp 280 ribu. Ini menandakan daya beli Gen Z untuk produk beauty kini semakin kuat dan tidak bisa diremehkan.


Apa Artinya bagi Industri Kecantikan?

Dominasi Gen Z berarti seluruh pemain industri, dari brand lokal hingga global, perlu beradaptasi dengan preferensi konsumen yang lebih muda dan lebih sadar kualitas. Hal ini mencakup:

  • Mengembangkan produk anti‑aging yang cocok untuk kulit muda
  • Menawarkan bahan aktif yang terbukti secara dermatologis
  • Meningkatkan pengalaman edukasi produk lewat konten digital dan influencer
  • Memperkuat strategi pemasaran di platform online dan social commerce

Sementara pasar secara global juga menunjukkan tren anti‑aging yang kuat — termasuk peningkatan permintaan bahan seperti retinol dan hyaluronic acid — Gen Z menjadi salah satu pendorong utamanya.


Kesimpulan: Gen Z Ubah Wajah Industri Kecantikan

Generasi Z bukan lagi sekadar konsumen utama di pasar beauty Indonesia — mereka adalah pionir perubahan perilaku konsumsi. Yang kini memperluas fokus dari sekadar acne care dan makeup, menuju investasi jangka panjang pada anti‑aging skincare sejak usia 20‑an.

Dengan dominasi sekitar 59% dari pasar beauty dan kebiasaan belanja yang terus berkembang, Gen Z diyakini akan terus menjadi motor pertumbuhan industri kecantikan di era digital ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *